Kamis, 26 Desember 2013

AUDIT FORENSIK

Gambaran umum audit forensik

Audit Forensik terdiri dari dua kata, yaitu audit dan forensik. Audit adalah tindakan untuk membandingkan kesesuaian antara kondisi dan kriteria. Sementara forensik adalah segala hal yang bisa diperdebatkan di muka hukum / pengadilan.
Menurut Association of Certified Fraud Examiners (ACFE), forensic accounting / auditing merujuk kepada fraud examination. Dengan kata lain keduanya merupakan hal yang sama, yaitu:
“Forensic accounting is the application of accounting, auditing, and investigative skills to provide quantitative  financial information about matters before the courts.”
Menurut D. Larry Crumbley, editor-in-chief dari Journal of Forensic Accounting (JFA) “Akuntansi forensik adalah akuntansi yang akurat (cocok) untuk tujuan hukum. Artinya, akuntansi yang dapat bertahan dalam kancah perseteruan selama proses pengadilan, atau dalam proses peninjauan judicial atau administratif”.
Dengan demikian, audit forensik bisa didefinisikan sebagai tindakan menganalisa dan membandingkan antara kondisi di lapangan dengan kriteria, untuk menghasilkan informasi atau bukti kuantitatif yang bisa digunakan di muka pengadilan. Karena sifat dasar dari audit forensik yang berfungsi untuk memberikan bukti di muka pengadilan, maka fungsi utama dari audit forensik adalah untuk melakukan audit investigasi terhadap tindak kriminal dan untuk memberikan keterangan saksi ahli (litigation support) di pengadilan.
Audit Forensik dapat bersifat proaktif maupun reaktif. Proaktif artinya audit forensik digunakan untuk mendeteksi kemungkinan-kemungkinan risiko terjadinya fraud atau kecurangan. Sementara itu, reaktif artinya audit akan dilakukan ketika ada indikasi (bukti) awal terjadinya fraud. Audit tersebut akan menghasilkan “red flag” atau sinyal atas ketidakberesan. Dalam hal ini, audit forensik yang lebih mendalam dan investigatif akan dilakukan.



Perbandingan antara Audit Forensik dengan Audit Tradisional (Keuangan)
Audit Tradisional
Audit Forensik
Waktu
Berulang
Tidak berulang
Lingkup
Laporan Keuangan secara umum
Spesifik
Hasil
Opini
Membuktikan fraud (kecurangan)
Hubungan
Non-Adversarial
Adversarial (Perseteruan hukum)
Metodologi
Teknik Audit
Eksaminasi
Standar
Standar Audit
Standar Audit dan Hukum Positif
Praduga
Professional Scepticism
Bukti awal
Perbedaan yang paling teknis antara Audit Forensik dan Audit Tradisional adalah pada masalah metodologi. Dalam Audit Tradisional, mungkin dikenal ada beberapa teknik audit yang digunakan. Teknik-teknik tersebut antara lain adalah prosedur analitis, analisa dokumen, observasi fisik, konfirmasi, review, dan sebagainya. Namun, dalam Audit Forensik, teknik yang digunakan sangatlah kompleks.
Teknik-teknik yang digunakan dalam audit forensik sudah menjurus secara spesifik untuk menemukan adanya fraud. Teknik-teknik tersebut banyak yang bersifat mendeteksi fraud secara lebih mendalam dan bahkan hingga ke level mencari tahu siapa pelaku fraud. Oleh karena itu jangan heran bila teknik audit forensik mirip teknik yang digunakan detektif untuk menemukan pelaku tindak kriminal. Teknik-teknik yang digunakan antara lain adalah metode kekayaan bersih, penelusuran jejak uang / aset, deteksi pencucian uang, analisa tanda tangan, analisa kamera tersembunyi (surveillance), wawancara mendalam, digital forensic, dan sebagainya.
Praktik Ilmu Audit Forensik
Penilaian risiko fraud
Penilaian risiko terjadinya fraud atau kecurangan adalah penggunaan ilmu audit forensik yang paling luas. Dalam praktiknya, hal ini juga digunakan dalam perusahaan-perusahaan swasta untuk menyusun sistem pengendalian intern yang memadai. Dengan dinilainya risiko terjadinya fraud, maka perusahaan untuk selanjutnya bisa menyusun sistem yang bisa menutup celah-celah yang memungkinkan terjadinya fraud tersebut.
Deteksi dan investigasi fraud
Dalam hal ini, audit forensik digunakan untuk mendeteksi dan membuktikan adanya fraud dan mendeteksi pelakunya. Dengan demikian, pelaku bisa ditindak secara hukum yang berlaku. Jenis-jenis fraud yang biasanya ditangani adalah korupsi, pencucian uang, penghindaran pajak, illegal logging, dan sebagainya.
Deteksi kerugian keuangan
Audit forensik juga bisa digunakan untuk mendeteksi dan menghitung kerugian keuangan negara yang disebabkan tindakan fraud.
Kesaksian ahli (Litigation Support)
Seorang auditor forensik bisa menjadi saksi ahli di pengadilan. Auditor Forensik yang berperan sebagai saksi ahli bertugas memaparkan temuan-temuannya terkait kasus yang dihadapi. Tentunya hal ini dilakukan setelah auditor menganalisa kasus  dan data-data pendukung untuk bisa memberikan penjelasan di muka pengadilan.
Uji Tuntas (Due diligence)
Uji tuntas atau Due diligence adalah istilah yang digunakan untuk penyelidikan guna penilaian kinerja perusahaan atau seseorang , ataupun kinerja dari suatu kegiatan guna memenuhi standar baku yang ditetapkan. Uji tuntas ini biasanya digunakan untuk menilai kepatuhan terhadap hukum atau peraturan.
Praktik Audit Forensik
Dalam praktik di Indonesia, audit forensik hanya dilakukan oleh auditor BPK, BPKP, dan KPK (yang merupakan lembaga pemerintah) yang memiliki sertifikat CFE (Certified Fraud Examiners). Sebab, hingga saat ini belum ada sertifikat legal untuk audit forensik dalam lingkungan publik. Oleh karena itu, ilmu audit forensik dalam penerapannya di Indonesia hanya digunakan untuk deteksi dan investigasi fraud, deteksi kerugian keuangan, serta untuk menjadi saksi ahli di pengadilan. Sementara itu, penggunaan ilmu audit forensik dalam mendeteksi risiko fraud dan uji tuntas dalam perusahaan swasta, belum dipraktikan di Indonesia.
Penggunaan audit forensik oleh BPK maupun KPK ini ternyata terbukti memberi hasil yang luar biasa positif. Terbukti banyaknya kasus korupsi yang terungkap oleh BPK maupun KPK. Tentunya kita masih ingat kasus BLBI yang diungkap BPK. BPK mampu mengungkap penyimpangan BLBI sebesar Rp84,8 Trilyun atau 59% dari total BLBI sebesar Rp144,5 Trilyun. Temuan tersebut berimbas pada diadilinya beberapa mantan petinggi bank swasta nasional. Selain itu juga ada audit investigatif dan forensik terhadap Bail out Bank Century yang dilakukan BPK meskipun memberikan hasil yang kurang maksimal karena faktor politis yang sedemikian kental dalam kasus tersebut.
Gambaran Proses Audit Forensik
Identifikasi masalah
Dalam tahap ini, auditor melakukan pemahaman awal terhadap kasus yang hendak diungkap. Pemahaman awal ini berguna untuk mempertajam analisa dan spesifikasi ruang lingkup sehingga audit bisa dilakukan secara tepat sasaran.
Pembicaraan dengan klien
Dalam tahap ini, auditor akan melakukan pembahasan bersama klien terkait lingkup, kriteria, metodologi audit, limitasi, jangka waktu, dan sebagainya. Hal ini dilakukan untuk membangun kesepahaman antara auditor dan klien terhadap penugasan audit.
Pemeriksaan pendahuluan
Dalam tahap ini, auditor melakukan pengumpulan data awal dan menganalisanya. Hasil pemeriksaan pendahulusan bisa dituangkan menggunakan matriks 5W + 2H (who, what, where, when, why, how, and how much). Investigasi dilakukan apabila sudah terpenuhi minimal 4W + 1H (who, what, where, when, and how much). Intinya, dalam proses ini auditor akan menentukan apakah investigasi lebih lanjut diperlukan atau tidak.
Pengembangan rencana pemeriksaan
Dalam tahap ini, auditor akan menyusun dokumentasi kasus yang dihadapi, tujuan audit, prosedur pelaksanaan audit, serta tugas setiap individu dalam tim. Setelah diadministrasikan, maka akan dihasilkan konsep temuan. Konsep temuan ini kemudian akan dikomunikasikan bersama tim audit serta klien.
Pemeriksaan lanjutan
Dalam tahap ini, auditor akan melakukan pengumpulan bukti serta melakukan analisa atasnya. Dalam tahap ini lah audit sebenarnya dijalankan. Auditor akan menjalankan teknik-teknik auditnya guna mengidentifikasi secara meyakinkan adanya fraud dan pelaku fraud tersebut.
Penyusunan Laporan
Pada tahap akhir ini, auditor melakukan penyusunan laporan hasil audit forensik. Dalam laporan ini setidaknya ada 3 poin yang harus diungkapkan. Poin-poin tersebut antara lain adalah:
1.  Kondisi, yaitu kondisi yang benar-benar terjadi di lapangan.
2. Kriteria, yaitu standar yang menjadi patokan dalam pelaksanaan kegiatan. Oleh karena itu, jika kondisi tidak sesuai dengan kriteria maka hal tersebut disebut sebagai temuan.
3. Simpulan, yaitu berisi kesimpulan atas audit yang telah dilakukan. Biasanya mencakup sebab fraud, kondisi fraud, serta penjelasan detail mengenai fraud tersebut.

Selasa, 24 Desember 2013

BADAI DI FILIPINA


Badai Ganas Haiyan Tewaskan 10.000 Jiwa di Filipina Selatan


              Inilah penampakan Badai Haiyan yang diambil NASA



MANILA — Sekurangnya 10.000 orang tewas akibat terjangan badai sangat ganas Topan Haiyan di Kota Tacloban dan ratusan lainnya di sejumlah daerah di bagian tengah Filipina pada Jumat malam. Sedangkan ratusan ribu orang kehilangan tempat tinggal. Topan ganas itu telah meluluhlantakkan seluruh rumah, sekolah dan bandara di Tacloban.
Dilansir BBC, hingga Minggu malam tim SAR belum berhasil menjangkau sejumlah kota kecil dan desa-desa yang terisolasi sejak badai menyerang. Di banyak tempat, tidak ada air bersih, tidak ada listrik dan hanya ada sedikit makanan. Warga yang selamat menjarah sejumlah toko, bahkan termasuk toko elektronik untuk dijual guna mendapatkan makanan. Ribuan tentara telah dikerahkan ke zona bencana dan pesawat kargo militer terbang untuk mengangkut pasokan makanan. Namun tim SAR mengalami kesulitan karena jalan-jalan yang rusak dan puing-puing bangunan.
Paus Franciskus berjanji akan membantu para korban di negara yang penduduknya menganut Katolik. Sementara Presiden Amerika Barack Obama menyatakan sangat berduka atas banyaknya nyawa yang hilang dan kerusakan yang sangat besar serta memuji keuletan orang Filipina.
Topan Haiyan kini telah menerjang negara tetangga Vietnam dan menghantam daerah dekat tujuan wisata Teluk Ha Long dengan kecepatan angin hingga 149 kilometer per jam. Sekitar 600.000 orang telah dievakuasi di beberapa wilayah di propinsi utara. Badai terus bergerak dan mendekati perbatasan Cina. Namun kecepatan badai menurun dan masuk Kategori Satu. Pemerintah Cina juga mengeluarkan siaga waspada untuk wilayah Guangdong, Hainan.
Upaya penyelamatan di Filipina kini difokuskan pada Propinsi selatan, Propinsi Leyte dan ibukotanya Tacloban. Namun petugas kesulitan mendistribusikan bantuan karena medan yang sulit dilalui, juga terjadi aksi penjarahan dan sulitnya menertibkan masyarakat. Penjarahan terjadi dimana-mana terutama di supermarket besar dan pusat perbelanjaan. Hampir seluruh rumah rata dengan tanah akibat badai masif yang menyertai Topan Haiyan. Para penjarah mengambil apa saja termasuk televisi untuk dijual lagi guna mendapatkan makanan, ujar pejabat Tacloban, Tecson John Lim.
Presiden Benigno Aquino, yang mengunjungi Tacloban, berjanji akan mengirimkan 300 polisi dan tentara untuk memulihkan perdamaian dan ketertiban. Badai itu begitu ganas hingga mengandaskan sebuah kapal besar ke pantai. Gelombang setinggi 10 meter telah menghanyutkan banyak kendaraan. Kota terdekat Padi juga rusak parah.
Namun terparah adalah Kota Tacloban. Ini adalah kota pertama di Filipina yang berhasil dibebaskan dari tangan penjajah Jepang dalam Perang Dunia II. Jendral Amerika Douglas MacArthur pertama kali mendarat di kota ini pada Oktober 1944. Tacloban sempat menjadi ibukota Filipina hingga Februari 1945. Setelah badai menerjang, penduduk masih panik dan ketakutan. Banyak orang berkumpul di bandara yang rusak dalam upaya keluar dari kota itu.
Menteri Dalam Negeri Mar Roxas mengatakan skala operasi bantuan kini semakin meluas karena banyak tempat telah berubah menjadi limbah lumpur dan puing-puing. Situasinya seperti dilanda gelombang tsunami. Sementara di Propinsi Samar Timur, sekitar 309 orang tewas di Kota Basry dan 2.000 lainnya hilang serta banyak yang terluka. Komunikasi masih terbatas di banyak wilayah.
Di Guiuan, sebuah kota berpenduduk 40.000 ribu jiwa dekat lokasi badai Haiyan menerjang, seluruh rumah rata dengan tanah dan jalan penuh dengan puing-puing. Sedangkan Kota Baco di Propinsi Oriental Mindoro di barat laut, sekitar 80 persen berada di bawah air. Berbagai negara dan lembaga menawarkan bantuan kepada Filipina termasuk PBB. Topan Haiyan adalah salah satu badai terparah di dunia yang melanda daratan. Haiyan menerjang enam ppulau di Filipina Tengah pada Jumat lalu.

Haiyan berkecepatan 235 kilometer per jam dengan kekuatan tiupan angin mencapai 275kilometer per jam dan disertai gelombang hingga setinggi. 15 meter serta hujan deras dengan curah hujan mencapai 400 milimeter di banyak tempat.
www : harianterbit.com

Rabu, 20 November 2013

Lingkungan dan Kesehatan

Istilah lingkungan bersih dapat ditafsirkan dalam berbagai cara. Sebuah lingkungan bersih tidak hanya diperlukan untuk kesenangan estetika, tetapi sangat penting dalam mempertahankan kesehatan manusia juga. Yang paling dikenal luas dampak kesehatan dapat dikaitkan dengan faktor-faktor seperti polusi, perubahan iklim, penipisan lapisan ozon, degradasi lahan dan hilangnya keanekaragaman hayati yang jelas. Ini adalah faktor-faktor seperti yang membawa tentang hubungan antara masalah kesehatan dan lingkungan bersih.
Mengapa lingkungan dan kesehatan?
Ada peningkatan kesadaran bahwa kesehatan kita dan lingkungan di mana kita hidup terkait erat, dan pada tahun 2006 Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan bahwa 24% dari beban global penyakit ini adalah karena faktor lingkungan yang buruk. kesadaran ini tercermin dalam kesehatan terbaru dan inisiatif dari pemerintah dan organisasi lainnya.
Banyak yang telah dikatakan tentang masalah kesehatan dapat dibawa oleh kualitas buruk, kurangnya sanitasi, penggunaan bahan kimia berbahaya dan kualitas air yang buruk juga. Ini semua adalah faktor yang secara langsung dapat mempengaruhi kesehatan manusia dan sebagai hasil dari upaya kita untuk mempertahankan dan menciptakan lingkungan bersih.
Banyak yang menyalahkan bahwa keadaan lingkungan tergantung  terhadap pertumbuhan populasi, peningkatan proyeksi 6.800.000.000 – 9.200.000.000 oleh 2050 berarti bahwa kita harus mengharapkan hal  baik yang akan datang. Hubungan antara pemanfaatan sumber daya dan populasi mudah untuk diikuti, tapi sebagian besar karena gaya hidup kita.
Ada terlalu banyak produksi karbon dioksida dan ini semua dengan mudah dilacak sumber nya, seperti mobil, deterjen, pestisida, manufaktur dan tentu saja, tingkat air surut.
Kesehatan dan Lingkungan
Meskipun ada upaya-upaya untuk memperbaiki lingkungan, masih ada harapan  bahwa penyakit dapat dicegah & kematian prematur masih terjadi secara global akibat lingkungan yang buruk & inilah buktinya:
-      3 juta anak kehilangan nyawa mereka setiap tahun akibat diare, diakibatkan tidak adanya air bersih dan penanganan  yang buruk.
-      Sekitar 4 juta anak kehilangan nyawa mereka karena infeksi pernafasan banyak terkait dengan kualitas mesin yang buruk
Meskipun jelas bahwa banyak masalah kesehatan mempengaruhi mereka di negara berkembang, ancaman terjadi  lingkungan di mana – mana dan industrialisasi sekarang adalah ancaman utama bagi lingkungan bersih. Polusi industri sekarang menjadi penyebab utama polusi udara dan limbah beracun. Bahkan, statistik menunjukkan bahwa penyakit  pernapasan, seperti asma, menjadi lebih parah  di negara maju terutama karena faktor lingkungan.
Kondisi lingkungan yang mempengaruhi kesehatan manusia dapat dikelola dan bahkan dicegah dengan perawatan lingkungan yang lebih baik dan praktek. Sebuah lingkungan yang bersih bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi juga pada kita semua.
Kesehatan & lingkungan mempengaruhi kita semua, tapi itu adalah sedikit  yang paling terpengaruh terutama anak – anak & perempuan. Sementara efek kesehatan telah dibawa oleh perubahan global cukup mudah untuk di idetifikasi , banyak dari kita mengabaikannya kecuali kita langsung  terkena dampak.

Kesehatan manusia selalu mengalami ancaman dari fenomena alam seperti , kebakaran, banjir dan lain – lain. Namun, dapat diperparah juga dengan pengelolaan lingkungan yang buruk. Ingat bahwa kesehatan yang baik & lingkungan bersih , hidup sehat.

Pentingnya pendidikan

Salah satu aspek yang menentukan kemajuan dari suatu negara adalah tingkat pendidikan warga negaranya. Di negara Indonesia masalah pendidikan menjadi satu masalah yang belum bisa teratasi sampai saat ini. Hampir separuh lebih dari seluruh warga negara Indonesia hanya lulus jenjang SD dan SMP. Sedangkan sisanya telah lulus SMA dan sedikit sekali yang lulus perguruan tinggi. Semakin tinggi jenjang pendidikan seseorang maka akan semakin besar pula kesempatan untuk diterima di suatu lembaga atau instansi. Kurangnya sosialisasi pendidikan juga menjadi penyebab kebanyakan warga indonesia kurang memahami pentingnya pendidikan di era Globalisasi saat ini.
Selain itu, sikap primitif yang sudah membudaya di negara Indonesia juga menjadi salah satu penyebabnya. Sikap-sikap primitif tersebut, seperti kebiasaan perempuan tidak disekolahkan dengan alasan nantinya hanya akan menjadi ibu rumah tangga, kebiasaan mementingkan uang dari pada pendidikan, serta masih banyak lagi yang lainnya. Sudah jelas sekali di dalam semua agama, seperti islam memerintahkan seluruh umatnya untuk menuntut ilmu setinggi-tingginya, namun mungkin semua itu hanya dijadikan omong kosong belaka.
                                                      Artikel Tentang Pendidikan
Artikel Tentang Pendidikan
Pendidikan dilaksanakan dengan tujuan untuk membentuk karakteristik seseorang agar menjadi lebih baik. Melalui jalur pendidikan foormal, warga negara juga diharapkan dapat memiliki kecerdasan dan mengerti nilai-nilai baik dan buruk agar dapat dipergunakan nantinya. Tidak ada batasan umur, kasta. atau waktu bagi seseorang untuk memperoleh pendidikan. Pendidikan menjadi hak asasi bagi semua manusia mulai dari lahir sampai akhirnya meninggal. Hak asasi tersebut tidak boleh diktentang karena merupakan pemberian dari Tuhan Yang Maha Esa. Selain pendidikan formal, pendidikan juga dapat dilakukan melalui lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Pendidikan ini disebut sebagai pendidikan Nonformal. Pendidikan ini sangat penting dibandingkan dengan pendidikan formal karena semua yang diterima dari pendidikan formal dapat diaplikasikan langsung ke kehidupan nyata. Selain itu pendidikan nonformal juga menjadi faktor terpenting untuk pembentukan jiwa dan sikap dari seseorang. Jika pendidikan di dalam keluarga sangat baik tentu akan membuat seseorang menjadi lebih semangat untuk menuntut pendidikan formal. Pendidikan formal dibagi menjadi 3 jenjang pendidikan, yakni jenjang pendidikan dasar, jenjang pendidikan menengah, serta jenjang pendidikan perguruan tinggi.
Jenjang pendidikan dasar adalah SD dan SMP, jenjang pendidikan menengah adalah SMA,SMK,MA dan jenjang perguran tinggi adalah D3,S1,S2,S3. Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengampanyekan prinsip wajub belajar 9 tahun atau wajib lulus jenjang pendidikan dasar. Hal ini diharapkan agar taraf pendidikan dari semua warga negara semakin tahun dapat terus meningkat. Pandidikan memiliki beberapa fungsi penting, fungsi-fungsi tersebut antara lain :
·         Melestarikan nilai-nilai dan kebudayaan di suatu negara
·         Mempersiapkan seseorang agar siap mencari nafkah untuk kelangsungan hidupnya kelak
·         Dap mengembangkan bakat dan minat seseorang yang diharapkan dapat memberi kepuasan terhadap diri sendiri maupun untuk masyarakat
·         Menanamkan beberapa ketrampilan yang nantinya dapat digunakan untuk berpartisispasi dalam demokrasi
·         Mengurangi pendidikan yang dilakukan oleh orang tua. Dengan adanya sekolah diharapkan agar orang tua dapat melimpahakan segala wewenang kepada sekolah untuk mendidik anak demi kenbaikan sang anak kelak
·         Mampu menyelaraskan kasta sosial yang ada di masyarakat. Sekolah diharapkan dapat menyelaraskan perbedaan kasta yang ada di masyarakat sehingga seolah tidak ada perbedaan kasta di sekolah dan semua siswanya diperlakukan sama.
·         Dapat mengajarkan nilai-nilai positif kepada seseorang agar kepribadian seseorang bisa menjadi lebih baik
Dengan meningkatnya sumber daya manusia (SDM) diharapkan dapat menjadi modal bagi seseorang untuk meningkatkan taraf hidupnya menjadi lebih baik lagi dengan jalan bekerja di dalam suatu instansi atau berwirausaha. Selain itu jika masyarakat di suatu negara terjerumus dalam jurang kebodohan, maka akan berakibat angka kemiskinan yang semakin lama semakin naik serta kemajuan dari suatu negara akan mendapat hambatan bahkan mungkin dapat dijajah oleh bangsa lain secara mudah. Jika suatu bangsa sudah dijajah oleh bangsa lain maka penindasan yang akan terjadi dan kemakmuran akan menjadi satu hal yang tidak mungkin didapatkan oleh negara jajahan tersebut

Selasa, 19 November 2013

Kelebihan Software Zahir

Zahir Accounting dikembangkan di Indonesia, sehingga lebih mengenal kebutuhan pasar Indonesia dari pada software import, diantaranya :

1. Bahasa Indonesia
Zahir Accounting menggunakan bahasa Indonesia yang mudah dimengerti (Terdapat menu untuk memilih bahasa).

2. Lebih Mudah Digunakan
Pernyataan ini kami peroleh dari pelanggan kami yang telah membeli Zahir, sebelumnya mereka menggunakan software import, mereka mengakui Zahir Accounting lebih mudah, lebih simple dan tidak rumit.

3. Sistem Akuntansi Sesuai Standar Indonesia
Sistem yang digunakan Zahir lebih sesuai untuk Indonesia, menggunakan sistem double entry (ada laporan jurnal dengan format debet-kredit, yang bisa diaudit dan sesuai dengan standar akuntansi Indonesia).

4. Sistem Perpajakan
Anda dapat dengan mudah mencetak faktur pajak sederhana dan standar menggunakan Zahir Accounting (form faktur pajak telah disediakan, cukup input penjualan dan bisa langsung cetak faktur pajak).

5. Jumlah Digit Transaksi
Hampir sebagian besar software import dengan harga dibawah 20 juta memiliki keterbatasan pada jumlah digit nilai transaksi, yaitu hanya 8 digit saja atau setara dengan Rp 99 juta.
Sedangkan Zahir Accounting mampu mencatat nilai transaksi hingga 15 digit atau setara dengan Rp 920 trilyun.

6. Fasilitas Giro Mundur
Fasilitas ini hampir tidak pernah ada disoftware asing, karena sistem cek / giro mundur tidak dikenal dinegara mereka.

7. Dijual Secara Rakitan
Kami mengerti bahwa harga jual sebuah software sangat sensitif untuk pasar Indonesia, terlalu murah dianggap produk murahan alias produk jelek, terlalu mahal tidak laku, ditambah lagi kondisi bangsa yang belum pulih dari dari kesulitan ekonomi
Maka kami berfikir keras dan mensiasatinya dengan membuat software yang bisa dirakit, dengan fasilitas yang bisa dipilih, sehingga pelanggan hanya membayar apa yang dipakai saja, tanpa menimbulkan kesan Zahir adalah software murahan, Zahir Accounting adalah software yang mempunyai kelas tersendiri, berkualitas dan sudah sangat teruji.

8. Fasilitas Unik yang Hanya ada di Software Mahal
Hampir semua software import dengan harga dibawah Rp 100 juta, tidak memiliki fasilitas Serial Number, Lot Number dengan Expire Date, Sinkronisasi Data Antar Cabang, Auto Purchase order, dan berbagai fasilitas unik lainya, namun ada di Zahir Accounting.

9. Laporan Bisa di Klik
Kami baru menemukan satu software asing dibawah Rp 100 juta yang memiliki kemampuan klik laporan, dimana hal ini sudah menjadi fasilitas standar di Zahir Accounting.
Fasilitas klik laporan ini sangat menguntungkan, yaitu saat Anda menampilkan laporan keuangan, klik pada nilai yang tampil maka akan ditampilkan rincian transaksi, dan klik lagi untuk menampilkan transaksi aslinya.

10. Tim Support Zahir Accounting ada di Indonesia
Ini sulit Anda peroleh bila membeli software import dan kalaupun di Indonesia ada staf supportnya tentu mereka memberikan tarif yang mahal untuk training dan support. Umumnya Anda diharuskan membuat kontrak maintenance yang cukup mahal, ini wajar karena mereka hanyalah agen dari software asing tersebut yang tidak mungkin dapat bertahan hidup hanya dengan mengandalkan komisi penjualan saja.

Dampak positif negatif penerapan jam malaam di DKI Jakarta

Menurut rencana, beberapa wilayah di DKI pada pertengahan Oktober ini akan mengujicobakan pemberlakuan jam malam bagi pelajar, yaitu larangan bagi pelajar keluar malam mulai pukul 19.00. Konon kebijakan ini belajar dari peristiwa kecelakaan di tol Jagorawi yang melibatkan AQJ (13).

Selanjutnya kebijakan yang digagas Pemda DKI ini didukung berbagai kalangan, karena melihat keadaan para pelajar yang sering keluyuran malam tanpa alasan yang jelas. Walaupun pemberlakuan aturan ini berdampak positif, dampak negatifnya juga ada. Dalam tulisan ini saya coba mengurainya.

Untuk diketahui bahwa jam sekolah para pelajar kita pada saat ini sangatlah padat. Mereka kadang kala ada yang sekolah sampai jam 16.00 karena mereka juga mengikuti pelajaran tambahan. Hal ini tentu sangat membatasi pelajar untuk bisa bergaul di lingkungan masyarakat. Sesampai di rumah, mereka kecapekan. Ditambah lagi dengan adanya aturan ini, kesempatan mereka bersosialisasi dengan masyarakat sekitar makin berkurang.

Artinya, secara tidak sengaja aturan ini telah membatasi anak untuk dapat mengembangkaan modal sosialnya. Fukuyama dalam Ramdhani (2012) mendifinisikan modal sosial sebagai “the ability of people to work together for common purposes in group and in organization.” Pertanyaannya bagaimana pelajar mendapatkan modal sosial jika mereka tidak punya cukup waktu untuk berbaur dengan masyarakat sekitarnya?

Sementara untuk dapat modal sosial anak mestinya berbaur dan bercengkerama dengan teman sebaya atau masyarakat di sekitar lingkungannya. Dengan cara itulah terbentuk kedekatan berupa tali silaturahmi antara pelajar dengan masyarakat di lingkungan. Bukankah salah satu permasalahan besar yang sering terjadi pada pelajar saat ini adalah tawuran? Ini mengindikasikan pemahaman tentang kerukunan antara pelajar satu sekolah dengan sekolah lainnya masih kurang. Dapat diduga juga ini bermuara pada rendahnya modal sosial yang dimiliki oleh para pelajar itu.

Kemudian, patut disadari pula bahwa dengan membatasi pelajar tidak keluar malam makin mempersempit ruang sosial bagi mereka untuk tumbuh dan berkembang. Bukankah makna sosial itu kebersamaan?
Modal sosial ini penting bagi kehidupan dan masa depan mereka, terutama berkaitan dengan kerukunan. Kerukunan bisa terwujud apabila adanya rasa saling memahami setiap individu yang berbeda atau beragam.

Adanya rasa saling memahami akan melahirkan sebuah kepercayaan dan keakraban di antara mereka. Kemudian, pelajar perlu juga mengenal lingkungan secara lebih dekat. Jika di sekolah mereka menemukan teman sepergaulan yang sebaya maka di lingkungan masyarakat beraneka warna tingkah laku manusia yang mereka jumpai, mulai tingkah laku baik hingga orang yang berperangai buruk. Dari sinilah akan terlahir kecermatan seorang pelajar memilah dan memilih teman sehingga mereka tahu dunia nyata. Namun jika ada pembatasan waktu bagi mereka untuk keluar nantinya bisa mengakibatkan kesempatan pelajar untuk menambah modal sosial semakin berkurang sebab mereka tidak terbiasa bergaul. Ini tentu saja tidak baik dan merugikan untuk perkembangan pelajar ke depan.

Masalah lainnya yang timbul dengan pemberlakuan aturan ini adalah bagaimana nantinya misalnya ada pelajar mempunyai tugas sekolah yang harus dikerjakan dengan mengunakan internet. Sementara orang tua mereka tidak mempunyai kemampuan untuk mengadakan fasilitas internet di rumah. Tentunya mereka harus ke warnet. Jadi, dengan adanya aturan ini pelajar tidak bisa melakukan tugas seperti itu. Harus dipahami pula sekolah pada saat ini tidak mungkin hanya mengandalkan satu sumber saja misalnya buku. Bukan tidak mungkin juga tugas sekolah (PR) yang harus dikerjakan secara online. Yang tak kalah penting, bagaimana pula jika ada pelajar yang mempunyai kelompok-kelompok diskusi atau kelompok olahraga yang biasanya melakukan kegiatannya pada malam hari? Tentu mereka juga harus mengurungkan niatnya dengan adanya aturan ini.

Jadi, pelajar juga membutuhkan ruang untuk bergerak. Karena sesuatu aturan yang diterapkan tanpa mendengar keluh kesah mereka akan berakibat pada pembangkangan dalam diri mereka. Artinya, disiplin dari luar dan penerapan aturan yang dipaksakan tidak akan bertahan lama dan mendarah daging bagi seorang pelajar. 

Untuk itu, menjadikan pelajar sebagai generasi penerus yang berguna bagi bangsa dan negara tentunya menjadi tanggung jawab kita semua. Namun dalam menjadikan mereka orang yang berguna dan bermanfaat juga tidak boleh pula mengabaikan hak-hak mereka. Ini pun harus menjadi pertimbangan bagi pembuatan kebijakan aturan jam malam ini.

Artinya, dalam membuat rencana pemberlakuan jam malam bagi pelajar ini harus ada sebuah kebijakan yang tidak merugikan bagi pelajar. Itu karena belum tentu setiap pelajar yang keluar malam akan melakukan kegiatan yang negatif bisa saja mereka akan melakukan aktivitas yang bermanfaat.

Oleh karena itu, harapannya aturan yang akan diterapkan ini nantinya tidak kaku dan tidak pula menyeramkan bagi pelajar. Perlu sebuah kebijaksanaan dan solusi yang memihak mereka agar hak-hak pelajar dalam mengembangkan bakat dan minatnya tidak dirampas. Semoga.

Moralitas pelajar zaman sekarang

Pelajar yang merupakan aset bangsa dalam mewujudkan cita-cita bangsa serta membela tanah air memang selayaknya bertindak sesuai aturan dan norma yang ada. Selain belajar dan menuntut ilmu, pelajar yang normal seharusnya menjungjung tingkat nasionalisme serta memiliki akhlak yang baik. Jika sudah mempunyai poin-poin tersebut, bangsa kita akan terbebas dari hal-hal yang negative seperti tindakan kekerasan bahkan tindakan asusila.

Belakangan ini Indonesia dikejutkan dengan kelakuan para pelajar yang sudah bertindak diluar batas normal. Bukan hanya melakukan tawuran yang memang sangat merugikan semua pihak, melainkan video porno yang sudah beredar hampir keseluruh tanah air dengan adegan yang menurut dunia pendidikan sangat tidak pantas dilakukan oleh seorang pelajar apalagi didepan umum. Ironisnya, pelajar-pelajar yang melakukan aksi melakukan tersebut sama sekali tidak merasa keberatan merekam tindakan asusilanya tersebut dan bahkan menjadikan aksi tersebut sebagai lelucon dan gurauan. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi sedangkan yang seharusnya mereka lakukan adalah belajar serta menuntut ilmu demi masa depan mereka dan kemajuan bangsa.

Pemerintah yang menanggapi permasalahan tersebut melihat adanya aspek pengawasan yang rendah dari orang tua pelajar-pelajar tersebut serta rendahnya pengawasan dari aparat setempat jika ditinjau mengenai kasus tawuran antarpelajar bahkan antarmahasiswa. Bimbingan yang kuat serta pengawasan dari pendidik juga sangat diperlukan, apalagi motif yang mendasar adanya tindak kekerasan atarpelajar tersebut adalah persaingan antar sekolah serta dendam pribadi dari salah satu pelajar yang menjadi provokator. Tindakan kekerasan dan asusila yang mewabah kepada pelajar jaman sekarang harus disikapi dengan bijaksana agar adanya penyelesaian yang efesien. Diperlukan pengawasan yang lebih dari orang tua dan pendidik sekarang ini agar pelajar yang bersikap diluar batas bias diarahkan menjadi lebih baik. Jika tidak ada tindakan yang tegas, tawuran dan tindak asusila akan merajalela serta nilai-nilai bangsa akan hilang begitu saja.

Pegawasan yang ketat memang merupakan kunci utama yang harus dilakukan orang tua dan guru-guru sekarang ini. Karena lingkup termudah yang turut andil dalam pencegahan tidak kekerasan dan asusila terhadap pelajar adalah dimulai dari keluarga dan lingkungan sekolah. Pemerintah pun harus tetap berupaya dalam penuntasan kasus-kasus tersebut melalui aparat setempat dan system keamanan yang berlaku diseluruh wilayah tanah air. Pelajar Indonesia harus diarahkan kepada segala hal yang positif karena merekalah yang menjadi generasi penerus bangsa. Menjadi siswa-siswi yang berprestasi dan membanggakan haruslah menjadi target mereka. Dengan demikian, peran orang tua serta pemerintah dalam mewujudkan generasi bangsa yang cerdas tidak akan sia-sia.